Rentan Kurang Darah, ini bisa jadi solusi ??

  • 18 Oktober 2018
  • By Admin: admin
  • Comment: 0

Ibu hamil sangat rentan dengan kondisi yang lemah terutama karena anemia atau krang darah.  Anemia atau kurang darah menyebabkan kondisi lemah pada ibu hamil bisa berakibat fatal pada pertumbuhan janin di dalam kandungan. Rendahnya kadar Hb dalam darah bisa membuat ibu terasa lelah, lesu, dan kurang nafsu makan. Keadaan bisa berlanjut pada kondisi lemas dan enggan melakukan aktifitas sehingga juga berdampak pada perkembangan metabolisme ibu dan janin. Oleh karenanya, beberapa makanan penunjang untuk mengatasi anemia pada ibu hamil dibutuhkan sejak trimester pertama kehamilan.

kurang darah

Banyak makanan yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk enyakit krang darah. Akan tetapi, tidak semua jenis makanan tersebut aman bagi seorang wanita yang tengah hamil. Ibu hamil memang tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan sembarangan demi kesehatan janin dan dirinya sendiri. Beberapa jenis makanan penambah darah yang disarankan dan aman dikonsumsi bagi ibu hamil adalah sebagai berikut.

kurang darah1

1. Kurma

Buah yang memiliki citarasa manis dan legit ini bisa menjadi bahan alami untuk menambah kadar Hb di dalam darah. Kurma kering mengandung zat besi dalam jumlah yang besar, vitamin A, B serta magnesium yang berfungsi sebagai pembentukan sel darah. Selain itu, kurma juga mengandung serta tinggi yang akan membantu saluran penceranan bagi ibu hamil yang sering merasakan sembelit atau semacamnya. Kurma kaya akan vitamin yang akan meningkatkan stamina bagi ibu hamil dan menjaga kesehatan janin serta menambah kurang darah yang berlebihan.

2. Buah Bit

Buah bit mengandung zat besi yang pas dimanfaatkan sebagai sumber energi bagi ibu hamil. Buah bit aman dikonsumsi ibu hamil dengan kandungan vitamin C serta antioksidan tinggi yang bermanfaat dalam mencegah radikal bebas. Asam folat yang terkandung di dalamnya juga membantu meningkatkan pertumbuhan serta perkembangan kesehatan janin serta mencegah cacat janin di trimester awal serta kurang darah.

3. Brokoli

Suka dengan sayur brokoli? Brokoli adalah jenis sayuran hijau yang disarankan untuk dikonsumsi secara rutin oleh ibu hamil. Pasalnya, dalam brokoli mengandung kalsium yang cukup tinggi yakni sekitar 80 miligram per 100 gram brokoli segar. Kandungan serat yang ada pada brokoli juga membantu mengatasi keluhan pendernaan seperti sembelit atau susah BAB.  Vitamin C yang terdapat dalam sayuran ini pun berkhasiat untuk menjaga stamina tubuh terutama bagi ibu hamil yang membutuhkan energi lebih banyak. Ketika stamina terjaga, secara otomatis pembentukan sel darah juga akan meningkat sehingga anemia ataupun krang darah bukan sebuah masalah lagi.

4. Makanan Dengan Vitamin C

Vitamin C sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk membantu agar penyerapan nutrisi bisa berjalan dengan baik. Dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin C, maka ibu hamil akan terhindar dari sakit serta kondisi lemah lainnya. Jenis makanan dengan kandungan vitamin C yang tinggi bagi ibu hamil diantaranya adalah strawberry, jeruk, jambu merah, kiwi, pepaya, melon, dan apel kan membantu anemia atau kurang darah.

5. Jenis Kacang Kacangan

Kacang-kacangan merupakan sumber protein dalam kadar yang tinggi dan bermanfaat bagi ibu hamil. Dengan mengonsumsi sumber protein nabati secara intens, maka ibu hamil bisa menyerap kalsium dengan baik. Tidak hanya itu, kacang-kacangan juga mengandung zat besi yang bisa membantu pembentukan energi bagi ibu hamil agar selalu pulih dan dalam kondisi fit. Jenis kacang-kacangan yang disarankan bagi ibu hamil antara lain seperti buncis, kacang polong, kedelai, kacang hijau, kacang merah, dan lentil akan menambah kurangnya darah

Beberapa jenis makanan diatas bisa dikonsumsi secara rutin dan aman bagi ibu hamil. Dengan mengonsumsi makanan tersebut, ibu hamil akan tetap berstamina saat menjaga kehamilannya. Semoga bermanfaat!